GAWAT JANIN JADI BEGINI BILA BUMIL STRES

GAWAT! JANIN JADI BEGINI  BILA BUMIL STRES

Buat sebagian bumil, mengandung sama sekali tidak mudah. Salah satu penyebabnya adalah mengkhawatirkan beragam hal. Bahkan terkadang saat hamil, ibu menjadi sangat khawatir terhadap segala hal. Perubahan hormon pada ibu hamil kerap pula mengganggu dan menimbulkan masalah. 

Kondisi ini tak jarang menyebabkan stres—utamanya mereka yang berkepribadian kurang matang, pernah mengalami infertilitas dan tiba-tiba hamil setelah menunggu sekian lama, serta mereka yang berulang kali mengalami keguguran. 

Sebetulnya, stres pada bumil bukan hal yang asing. Normal saja, kok. Akan tetapi, bahaya bila berlebihan. Bukan hanya buat si ibu, tapi buat janin dalam perut. 

Gejala dan Dampak Stres pada Bumil 

Image source : https://images.unsplash.com/photo-1516302752625-fcc3c50ae61f?ixlib=rb-0.3.5&ixid=eyJhcHBfaWQiOjEyMDd9&s=75c105dd84f3d5ebb1d72c5ce1c1b841&auto=format&fit=crop&w=750&q=80

Tingkat stres pada ibu hamil umumnya dibagi dalam dua level, stres ringan dan stres berat. Stres ringan ketika hamil biasanya ditandai dengan sulit tidur, terlihat murung, dan tidak bisa berkonsentrasi. Pada tingkat ini, ibu hamil masih bisa menjalankan aktivitas meski jadi lebih lamban. Kadang muncul pula gejala somatik, semisal lambung selalu kembung, mata terasa pedas, dada sesak, kepala sakit, dan lainnya. Gejala tersebut seolah terjadi seperti biasa sehingga ibu hamil tak sadar dirinya mengalami stres. 

Adapun gejala-gejala ibu hamil terkena stres berat di antaranya muncul waham (keyakinan yang tak ada dasarnya). Contohnya merasa diri sudah mati, paru-parunya membeku, atau jantungnya tak berdegup lagi. Setelah diperiksa oleh dokter, paru-parunya ternyata sehat, tapi ia tetap yakin paru-parunya tak bekerja lagi. Selain itu, ibu hamil menjadi lebih sering berhalusinasi, terutama yang menyangkut pancaindera. Misal mendengar orang bicara, tapi tak ada suara apa pun. 

Penerima pertama dampak stres saat hamil tentu si ibu sendiri. Biasanya ibu hamil jadi tidak doyan makan sehingga berpotensimengalami gangguan lambung. Lebih dari itu, pertumbuhan janin bisa terhambat. Akibat tak mau makan, metabolisme ibu jadi tak maksimal. Dengan demikian pasokan oksigen pada janin juga tidak optimal. 

Stres yang sudah akut juga akan menyulitkan proses persalinan. Ibu terlalu khawatir serta tidak tenang yang menyebabkan kontraksi jadi tak teratur. Jalan lahir pun sangat kaku dan sulit membuka, atau posisi bayi tidak kunjung turun. 

Stres berkepanjangan bukan hanyaberdampak buruk terhadap ibu, melainkan pada janin juga. Beberapa dampak buruk stres pada ibu hamil bagi janin, antara lain:

Pertama, stres kronis berkontribusi terhadap adanya kelainan proses pembentukan otak janin yang selanjutnya memicu masalah pada kelanjutan pertumbuhan bayi. Walau begitu, masih diperlukan penelitian yang lebih dalam untuk mengonfirmasi hal ini. 

Kedua, sejumlah data menunjukkan bahwa stres akut tatkala hamil juga berakibat pada kelahiran bayi. Penelitian oleh Wadhwa, et al. (1993) menunjukkan bahwa ibu yang mengalami tingkat stres tinggi selama hamil menyebabkan berat lahir bayi lebih rendah dan lebih mungkinlahir prematur (sebelum usia kandungan 37 minggu). Hal ini diakibatkan menurunnya aliran darah ke rahim yang mampu secara signifikan memengaruhi tumbuh kembang janin. Fakta ini diperkuat oleh laporan dari Ann Borders, seorang dokter kandungan di Evanston Hospital, NorthShore University HealthSystem. 

Ketiga, stres juga dapat memengaruhi plasenta ibu hamil. Plasenta ini akan meningkatkan produksi hormon pelepas kortikotropin (CRH) ketika ibu hamil mengalami stres, terutama pada trimester pertama. CRH bertugas mengatur durasi kehamilan. Kadar hormon CRH yang lebih tinggi dapat mempercepat durasi kehamilan, sehingga bayi berisiko lahir prematur. 

Keempat, saat ibu hamil merasa cemas, tubuhnya akan memproduksi hormon stres berupa epinephrine dan norepinephrine. Kedua hormon tersebut berefek mengencangkan pembuluh darah dan mengurangi suplai oksigen ke rahim. 

Bagaimana Mengatasinya?

Sebagaimana dikatakan di awal, sebenarnya adalah hal yang normal bila seorang ibu hamil mengalami stres. Asalkan, jangan biarkan stres ini berkepanjangan dan menjadi makin parah. 

Ada beberapa langkah penanganan stres yang bisa membantu ibu hamil agar lebih tenang dalam menghadapi kehamilan. 

  • Diskusikan. Anda dapat memulai dengan mengakui apa yang membuat Anda stres, kemudian mencari tahu cara terbaik untuk menangani stres tersebut. Terkadang berbicara dengan ibu hamil lain, menceritakan masalah, dan bertukar pikiran dapat sedikit mengatasi stres. Cara lainnya,cobalah menuliskan masalah Anda. Terkadang menulis semua yang ada dalam pikiran membuat Anda jadi lebih tenang. 
  • Cukup istirahat. Ibu hamil perlu beristirahat serta memiliki waktu personal untuk diri sendiri dan janin. Bila perlu, usahakan untuk rutin tidur siang. 
  • Olah fisik. Olahraga ringan seperti berenang atau berjalan-jalan aman untuk dilakukan oleh ibu hamil. Kegiatan ini dapat membantu memperbaiki suasana hati. 
  • Perbaiki pola makan. Makanan sehat diperlukan untuk kesehatan fisik sekaligus psikis. Upayakan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung omega 3, vitamin, dan mineral yang cukup. Termasuk meminum air putih setidaknya 1,5 liter per hari. 
  • Relaksasi. Untuk mengurangi ketegangan, cobalah tidur-tiduran di alas yang agak keras atau duduk bersandar di kursi dengan rileks. Kemudian pejamkan mata dan kendurkan otak serta otot-otot tubuh dari muka hingga kaki. Lebih bagus jika sampai ketiduran. Sesudah itu, biasanya pikiran terasa semakin segar dan tak tegang. Anda juga dapat pergi jalan-jalan ke tempat-tempat menyenangkan. Lakukan apa pun agar hati tetap riang. 

Selain tips-tips di atas, dukungan dari keluarga, teman, dan orang sekeliling tetap sangat dibutuhkan. Hindari pertengkaran sekecil apapun agar tidak menambah beban pikiran. Usahakan untuk selalu berpikir positif karena dapat membuat hati Anda senang. Jika stres tak juga bisa diatasi, segera konsultasikan masalah ini kepada psikolog atau psikiater.

Untuk Info pelayanan dan Pendaftaran hubungi 
Customer service kita : 087771906867

atau datang langsung di Alamat kami : Jl. Raya 
serang Cilegon Km.3,5 Kel. Drangong Kec. 
Taktakan , Kota Serang - Banten Kode pos 42162 

USG Serang , USG 4D Serang, Dokter Kandungan Serang , Dokter USG Serang, Ibu Kandungan Serang, Rumah Sakit Serang, Dokter Anak Serang, Dokter Spesialis Anak, Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Dokter Penyakit Dalam Serang

Kategori: Blog
Tag: Bayi , Kandungan , Janin
Komentar pada artikel “GAWAT JANIN JADI BEGINI BILA BUMIL STRES”

Got something to say?

Kirim Komentar