6 ALASAN KENAPA BADAN TIDAK BOLEH TERLALU KURUS

6 ALASAN KENAPA BADAN TIDAK BOLEH TERLALU KURUS

Ilmu kedokteran modern menemukan, orang dewasa yang punya berat tubuh, rata-rata kurang dari berat seharusnya, memiliki risiko meninggal lebih cepat.

Kenapa demikian?

Tubuh yang terlalu kurus menandakan adanya asupan yang tak seimbang, cenderung tidak sehat, yang masuk ke dalam tubuh. Sebagian orang yang sangat kurus dikarenakan penyalahgunaan drugs, alkohol, rokok, sampai penyakit mental seperti bulimia atau anoreksia. Otomatis, bobot tubuh di bawah berat normal—selain tak nampak elok—memicu komplikasi berbagai penyakit, di antaranya adalah penyakit jantung dan paru-paru. Bahayanya tak kalah dengan mereka yang mengalami kelebihan berat badan.

Berikut ini sejumlah dampak yang mungkin Anda harus derita lantaran bertubuh terlalu kurus, selain sakit jantung dan paru-paru. Sudah waktunya Anda mengantisipasinya dengan makan makanan dengan komposisi gizi yang cukup dan menjauhi gaya hidup yang tak sehat.

Tidak Subur

Untuk pria, memiliki badan terlalu kurus membuat kemungkinan menderita infertilitas. Hal ini ditemukan lewat sebuah studi yang dilakukan peneliti Denmark pada tahun 2004. Menurut penelitian tersebut, ada hubungan antara berat badan dengan jumlah sperma yang dihasilkan seorang pria. Jika berat badan Anda di bawah kisaran normal, maka kadar sperma Anda 30 persen lebih rendah dibanding sperma pria lain dengan berat badan normal.

Tingkat Kekebalan Menurun

Tubuh kurus itu kurang gizi. Kurang gizi menyebabkan turunnya imunitas tubuh. Kadar vitamin A dan C dalam badan menurun seiring dengan rendahnya Body Mass Index (BMI). Hasilnya, pria yang lalu kurus tak punya kekuatan yang cukup untuk melawan penyakit yang menyerah tubuhnya. Bakteri, virus, dan sumber-sumber penyakit lain mudah berkembang.

Osteoporosis

Tubuh yang kurus berarti massa tulang yang rendah. Ini ditunjukkan oleh sebuah penelitian oleh Baltic Journal of Health and Physical Activity. Dalam keterangannya, diungkapkan bahwa tubuh yang kurus mempunyai kepadatan tulang yang minim. Penyebabnya adalah kekurangan vitamin D secara konstan, berikut kalsiumnya. Situasi inilah yang menyebabkan orang kurus berisiko mengalami patah tulang, terutama di daerah pinggul dan tulang belakang. Memang, menurut Mayo Clinic, orang kurus tidak otomatis kena penyakit tulang. Tapi yang jelas meningkatkan kesulitan jika Anda sampai menderita masalah tulang.

Kurang Darah

Tubuh yang kurus juga bisa berarti kurangnya zat besi dalam darahnya. Akibatnya, ia diserang penyakit anemia, yang mana diakibatkan kurangnya asupan makanan, menyebabkan menurunnya sel darah merah.

Masalah Mental

Terlalu kurus bisa mengganggu suasana hati. Perbedaan fisiologis kerap mengganggu orang karena cenderung membanding-bandingkan kondisinya dengan sosok lain. Mereka bisa terobsesi untuk menaikkan berat badan, tapi saat menderita bila yang dilakukannya tidak berhasil. Hal ini berimbas pada aspek-aspek lain dalam hidup, sehingga menumpuk dan siap meledak.

Suhu Tubuh Tak Seimbang

Terlalu kurus bisa menyebabkan Anda tak tahan cuaca. Cepat mengeluh soal dingin, padahal suasananya tak sedingin itu. Penyebabnya tak lain karena ketidakmampuan tubuh mereka mengatur suhu. 

Berat badan normal menandakan tubuh Anda memiliki lemak yang cukup untuk “melindungi” Anda dari cuaca yang dingin. Orang kurus tak punya itu, sehingga suhu rendah yang tak seberapa cepat mengganggu kenyamanan mereka.

Cek kesehatan anda secara berkala, konsultasikan pada dokter 

datang langsung pada kami di RS Fatimah
Alamat : Jalan Raya Cilegon Km. 3,5, Drangong, Taktakan, Drangong, Taktakan, Kota Serang, Banten 42162 
No. Telepon : (0254) 7913672  / HP :087771906867 

WhatsApp : 087771906867  

 

Ikuti kami untuk info terbaru :

Facebook : facebook.com/ rsfatimahserang/ 

Instagram : instagram.com/ rsfatimahserang/ 

Komentar pada artikel “6 ALASAN KENAPA BADAN TIDAK BOLEH TERLALU KURUS”

Got something to say?

Kirim Komentar